Selasa, 04 Agustus 2015

5 perbedaan anak remaja sekarang dengan anak remaja jaman dulu

Perbedaan Anak sekarang dengan Anak dulu di Indonesia.


Hay guy’s kita berjumpa lagi dengan keadaan sehat dan semangat dalam beraktivitas hari – hari kita. Kita hari ini dapat belajar membedakan perbedaan jaman dulu dan jaman sekarang yang bertambah memprihantinkan bagi bangsa. Setelah Globalisasi meluas dalam di negara kita. Mungkin Globalisasi yang meluas dapat menjadi perbedaan antara jaman sekarang dan jaman dahulu. Selain dampak Globalisasi juga dampak salah bergaul sesama teman. Mungkin dapat kita lihat dari kehidupan seorang anak jaman sekarang dan jaman dahulu. Mari kita simak perbedaannya jaman dulu dan sekarang kawan.

1. Semangat Belajar

           Semangat belajar bagi kehidupan seorang anak jaman sekarang berbeda dengan jaman dahulu. Anak jaman sekarang terlalu malas dan mengeluh dalam melakukan belajar. Sebab, anak sekarang dalam menempuh ilmu sangat mudah dan tak ada rintangan.
contohnya: 
       
a.                           Dulu dalam mengawali belajar perlu semangat untuk mengayu sepeda. Sedangkan sekarang sudah mengendarai motor yang tak perlu mengayuh, tinggal tarik gasnya sudah sampai tujuan.
anak sekarang menuntut ilmu dengan mudahnya

anak dulu saat berangkat sekolah perlu merasakan susahnya mengayuh sepeda




b.                          Dulu belajar harus bersusah payah mencari jawaban soal & pengetahuan pada buku materi pelajaran. Tetapi sekarang sudah ada jaringan Internet yang bisa sewaktu – waktu menanyakan jawaban & pengetahuan secara langsung. Kapan pun dan di mana pun.
anak sekarang mudah belajar dengan adanya jaringan internet

anak jaman dulu susah belajar dengan membutuhkan buku sebagai alat pokok pembelajaran



2. Hiburan

            Hiburan / permainan anak dulu dan sekarang juga jauh berbeda. Setelah globalisasi masuk di dalam negeri gaya hiburan anak sekarang dan anak dulu jauh berbeda. Di sisi ini mungkin dapat menghilangkan budaya – budaya dari suatu daerah di dalam negara.

Contohnya:
           
a.       Dulu hiburan anak yang mungkin dapat melestarikan budaya dalam daerah. Mungkin dengan bermain gangsing, kelereng, dll. Tetapi, anak jaman sekarang yang mainannya PlayStation, Game Online, Hp Android.
anak dulu hiburannya melestarikan budaya dalam negeri

anak sekarang bermainnya melestarikan budaya luar negeri



3. Pakaian

            Pakaian anak juga merupakan dampak dari globalisasi yang menyebabkan perbedaan antara jaman dulu dan jaman sekarang. Dalam poin ini juga dapat melunturkan suatu budaya dalam daerah.

Contohnya:


a.       Dulu pakaian anak remaja yang paling disukai adalah kebayak bagi orang jawa. Selain kebaya, mungkin pakaian yang bersifat sopan dan nyaman, jika dilihat orang lain. Tetapi sekarang pun berbeda, pakaian sekarang yang paling disukai oleh anak remaja sekrang adalah baju metal, baju rock, baju dengan model budaya negara lain. Kadang jika dilihat oleh orang tua mereka, mereka pun pasti merasa enggan jika melihatnya.

anak remaja sekarang suka budaya luar negeri
anak remaja dulu yang suka melestarikan dan cinta budaya dalam negeri



4. Gaya Potongan Rambut

            Gaya potong rambut juga menjadi hal riset untuk membedakan gaya rambut anak dulu dan anak jaman sekrang. Anak remaja di Indonesia kadang mengikuti gaya rambut tokoh idolanya masing masing.

Contohnya:


a.       Mungkin gaya rambut anak sekrang sekarang paling banyak disukai adalah gaya metal, gaya mandarin, gaya preman. Kalau dahulu gaya rambut yang paling banyak di sukai remaja adalah gaya elvis, gaya belah tengah, gaya bross (setengah gundul).

gaya rambut yang di sukai anak remaja sekarang
gaya rambut anak remaja dulu yang paling di sukai mereka

5. Gaya Bahasa

            Gaya Bahasa juga merupakan permasalahan dari perubahan jaman anak dulu dan anak sekarang. Banyak gadis sekarang yang berpenamilan tak sopan dan bahasanya pun tak sopan pada orang lain. Kalau gadis dulu yang berpenampilan natural, sopan dan jika bicara memiliki aturan sopan santun saat bicara pada orang lain.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar