Kamis, 29 Januari 2015

pengalaman ku buat cerpen

sekilas cerpen

Perkemahan tak terlupakan
       Pada sore itu yono mengikuti perkemahan di sekolahnya dengan teman – temannya. Dia pun mencari sahabatnya untuk diajak bersama dalam kegiatan PENSI nanti.
“mana Anto mana dia? Siapa yang tahu Anto dimana?” kata yono dengan gelisah.
“woe, Yon! Dia disini Yon!” kata Rachel teman dari gugus lain.
“hey, bro nanti waktu kegiatan PENSI denganku ya?” kata Yono.
“yeah, mau PENSI apa to ?” kata Anto.
“stend up komedi aja? Bisa kan kamu ?” kata Yono.
“ya, insya allah , bisa!” kata Anto dengan penuh percaya diri.

       Matahari mulai melambaikan tangan, malam telah datang. Waktu sekumpulan kayu di bakar untuk api unggun. Lampu – lampu mati, suasana pun sunyi, Yono dan Anto tak biasa dengan lampu mati dan mereka pun saling takut. Saat itu diawal percakapan dari bibir Yono.
“To, To lihat tuch semua lampu mati kok ruang TIK nyala lampunya? Kata Yono dengan penuh rasa takut.
“ haduh, kamu tuh tak usah takut – takuti aku kenapa? Kata Anto dengan wajah pucat sekali.
“bener To! Lihat sendiri!!!” kata Yono dengan yakinnya.
“sudah, ndak usah di bahas!” kata Anto.
“ayo ikut aku ke WC dulu , sudah di ujung tanduk ! to!!!” kata Yono.
“ya, kak izin mau ke WC teman saya sudah ndak kuat kak ! kata Anto izin ke kak pembimbing.
     Saat berjalan di tengah – tengah kelas dan sesudah dari WC. Mereka memulai percakapan lagi.
“heh, Yon ? lihat, bener Yon yang kamu katakan tadi !”. kata Anto dengan penuh penasaran.
“ kamunya sih di bilangin nggak percaya, sudah ayo cepat kita ikuti api unggun!” kata Yono.
    Saat mereka sudah kembali, mereka mulai takut, dan Yono berkata.
“ya TUHAN !!! To apa tuh inalillahi!” Kata Yono.
“apa? Jangan bikin aku tambah pucat to masya allah !” kata Anto.
“ beneran To, lihat barat ruang TIK tuh !” kata Yono sambil menunjuk degan ragu – ragu tempat itu.
“yaaaaaaaa TUHAN ! (HANTU apa itu..)” kata Anto dengan badan sangat lemas dan wajah pucat.
    Anto pun pingsan dan diantar ke uks sekolah, untuk diobati . setelah itu , dia pun terbangun dari pingsannya, di akibat kan melihat sosok hantu di sebelah barat ruang TIK itu. Anto berkata kepada Yono.
“Yon, masak tadi tuh beneran sih yon?” kata Anto.
“ya, To biasa saja disini ada banyak kakak Pembina kok, ayoh kita jadi PENSI to?” kata Yono.
“ya ayoh,” kata Anto.
     Setelah PENSI, tadi malam pada pagi hari dimulainya apel penutupan perkemahan tersebut di umumkan juara PENSI. Yono dan Anto pun dapat juara 3. Sungguh senangnya mereka berdua. Dan mereka berkata.
“Alhamdulillah , To!!! Kata Yono.
“ya Tuhan, allhamdulillah juga Yon !!! kata Anto.
     Perkemahan pun di akhiri dan mereka pun pulang dengan penuh gembira dan menandai peritiwa ini adalah PERKEMAHAN TAK TERLUPAKAN.

. . . . SELESAI . . . .



by: felix

Tidak ada komentar:

Posting Komentar